Rabu, 28 Maret 2012

Pandangan Pertama

Ketika sepi menyapa....
Ketika hati sudah tak mampu mencinta....
Luka yang ada terlalu dalam....
Hingga saat ini belum mampu ubah semua
Ku lihat seseorang yang jauh di sana
Pandanganku pun terhenti...
Sosok itu mengingatkan aku pada seseorang jauh di masa lalu...
Memandangnya secara perlahan, namun pasti...
Mencoba mencari tahu sosok itu...
Sosok yang kini, memberikan warna di hidupku...
Ingin aku lebih dekat
Ingin aku mengenalnya
Ingin aku menyapanya
Namun,
hanya diam yang bisa kulakukan
Melihatnya sudah cukup bagiku
Walau aku tak bisa sembunyikan asa yang membuncah
Tutur katanya ....
Matanya....
Cara dia memandang....
Sungguh membuat tenang....
Pandangan pertama yang aku rasakan sungguh indah...
Ingin aku lebih dekat dengannya.....
Entah, bagaimanapun caranya....
Pandangan pertama yang tidak salah untuk membuatku jatuh cinta kepadanya....

Jumat, 16 Maret 2012

Mudah Saja

Tuhan
Aku berjalan menyusuri malam
Setelah patah hatiku
Aku berdoa semoga saja
Ini terbaik untuknya
Dia bilang
Kau harus bisa seperti aku
Yang sudah biarlah sudah
Mudah saja bagimu
Mudah saja untukmu
Andai saja.. Cintamu seperti cintaku
Selang waktu berjalan kau kembali datang
Tanyakan keadaanku
Ku bilang
Kau tak berhak tanyakan hidupku
Membuatku semakin terluka
Mudah saja bagimu
Mudah saja untukmu
Coba saja lukamu seperti lukaku
Kau tak berhak tanyakan keadaanku
Kau tak berhak tanyakan keadaanku
Mudah saja bagimu
Mudah saja untukmu
Andai saja cintamu seperti cintaku
Mudah saja…

Sheila On 7 "Mudah Saja"

Rabu, 14 Maret 2012

Berakhir

Semua terasa seperti mimpi buruk
ketika aku tahu , aku sudah tak berada di hatimu
Hari ini terasa berat, saat aku membuka kembali kenangan-kenangan itu
Berusaha tegar, tapi aku tak mampu
Berdiri tetap di sini, tanpa ada yang bisa dilakukan
Menatap dunia yang seakan menerkam
Menatap awan yang tak berhenti bergerak
Berusaha untuk pejamkan mata dan melupakannya sejenak
Namun, tetap tak bisa.....!
Aku ingin bangkit dari luka ini, tapi kenapa begitu sulit?
Aku ingin bahagia, walaupun harus jalani hari ini sendiri...
Dulu, aku tegar
Dulu, aku ceria
Aku mampu menguasai hatiku
Tapi kini, aku terpuruk
Terpuruk untuk kedua kalinya...
Aku berusaha bangkit,
namun, aku terjatuh lagi
serasa aku tak mau untuk bergerak menjauh...
Kini hati yang menguasaiku
Aku tak bisa berbohong lagi...
Aku tak bisa mengkhianati hatiku....
Dia telah menguasaiku,
Dan aku hanya bisa terdiam,
melihat semua terjadi dan berlalu
Dengan mudah kau katakan "perpisahan"
tanpa sempat aku mengucapkan kata-kata terindah.....
Aku takut perpisahan ini,
Aku takut di masa depan nanti aku tak bisa berjumpa denganmu lagi....
Aku takut memulai kisah cinta dengan yang lain...
Belum jugakah kau mengerti, apa yang ada di dalam hatiku?
Belum jugakah kau merasakan tangisku?
Bodoh ! Jahat ! Tak tahu diri !
Aku yang berusaha untuk slalu jadi yang terbaik buatmu...
Aku yang selalu berjanji untuk menjaga hati ini untukmu...
Belum jugakah kau menyadarinya ??
Aku yang di sini berusaha bertahan untukmu....
Aku yang slalu berusaha mengerti dirimu....
Berusaha untuk slalu berada di sisimu saat kau membutuhkanku.....
Aku yang di sini setia menunggumu, walau kau tak pernah datang menemuiku....
Aku yang rela di caci karena kebodohanku mencintaimu !
Dan kini semua telah terbayarkan,
Semua telah berakhir,
Aku yang kini menjadi orang bodoh, karena diriku sendiri.....


Ku Yakin Bisa

selepas kau tinggalkanku
hilang semua bebanku
tuk selalu yakinkanku
bahwa kau hanyalah untukku selamanya
aku yakin bisa di sini tanpamu
aku yakin bisa dapat penggantimu
aku yakin bisa oh bahagia
ku yakin bisa
kejam kau kepadaku
kau mengkhianatiku
salahku memilihmu
di antara mereka dulu ku keliru
aku yakin bisa di sini tanpamu
aku yakin bisa dapat penggantimu
aku yakin bisa oh bahagia
ku yakin bisa, bisa
aku yakin bisa di sini tanpamu
aku yakin bisa dapat penggantimu
aku yakin bisa oh bahagia
ku yakin bisa, bisa
aku bisa di sini tanpamu
dapat penggantimu
aku yakin bisa oh bahagia
ku yakin bisa, bisa
aku bisa, bisa, aku bisa

"Ku Yakin Bisa", by Nyawa Band

Ketika

Ketika itu kau datang, menghadirkan begitu banyak harapan....
Seolah tenang kau memasuki hidupku....
Kau berhasil sembuhkan lukaku...
Kau berhasil membuatku melupakan kenangan pahit itu
dan kau berhasil membuatku jatuh cinta.....
Aku tahu mencintaimu bukanlah hal yang mudah,
ketika ada seseorang yang juga telah memasuki kehidupanku secara perlahan,
Aku tahu pasti ada yang terluka,
dan itu pasti terjadi,
Saat itu aku memutuskan memilihmu,
kau telah lama mengisi separuh hatiku
Dan aku menyambut semua dengan baik
dengan senyuman,
dengan cinta,
dan dengan beribu pengertian.
Aku yakin dan aku selalu berharap kau yang terbaik dan kau yang terakhir
di sini......di hatiku.....
Dan ketika rasa kecewa perlahan menghampiriku
aku berusaha menepis.nya, bertahan demi cinta
aku yakin semua akan terselesaikan dengan baik, dan itu benar.
Namun, suatu saat ketika rasa kecewa itu tak bisa dibendung lagi, aku tahu kau pasti merasakan hal yang sama dan kau tak mau membuatku lebih terluka dari ini,,
Dan ketika 'berpisah' adalah jalan yang terbaik,
kita akan saling mengerti.....
tapi, tak bisa aku bendung air mata yang mulai menetes, dan tiba-tiba mengalir begitu deras,
aku terluka, ya.... itu yang harus kurasakan lagi,
aku bersalah, dan itu yang lagi-lagi harus aku lakukan
Keputusanmu sama saja menggoreskan luka lama,
sama saja membuatku hancur,
dan lebih hancur lagi ketika kau tak lagi peduli dengan perasaanku ini....
Sungguh ingin aku pergi sejauh-jauhnya bersembunyi di tempat yang paling gelap,
hingga tak ada yang tahu kecewanya hatiku, sakit.nya aku....
Aku tahu tak sepantasnya aku bersedih,
namun, aku telah jauh melangkah,
aku terlambat untuk tahu bahwa jalanku bukan lurus terhadapmu.,
dan kini juga terlambat untuk menyudahi semuanya,
aku telah masuk dalam kehidupanmu,
dan kau telah mengisi satu ruang di hatiku.....
Aku menyayangimu dengan sederhana, dengan cinta yang sederhana...
Berharap kau yang terbaik selamanya, dan itu benar,
Dan kini Aku tetap mencintaimu dengan sederhana,
Aku hanya ingin membuatmu bahagia tapi tidak denganku,
Aku cukup melihat senyummu dari kejauhan,
seperti dulu lagi, aku serasa memilikimu, walaupun itu hanya sebuah fatamorgana
Aku yakin , aku bisa mencintaimu lagi......dengan lebih baik....
Dan cinta ini akan aku jaga sampai nanti, ketika tangan Allah mengizinkan kita untuk bersama lagi, menyatukan kita menjadi dua manusia yang saling melengkapi satu sama lain,
Yakinlah kau masih di sini... di dalam hatiku......
Dengan cinta yang sederhana.... 

Selasa, 06 Maret 2012

Kesalahan

Kau tahu......
Kau begitu indah.....
Rupamu sugguh elok.....
Akhlak.mu mulia.....
Agamamu sungguh baik.....
Sifatmu ramah dan ceria.....
Senyummu membuatku terpesona....
Kau pandai dalam segala hal....
Suka menolong......
Tapi tahukah kau? Segala kelebihan.mu itu membuat orang lain terluka.....
Ya.....terluka,...terluka karena menyukaimu......
Bukan salahmu memiliki semua itu,,,,juga bukan salahku!
Ini semua kesalahan waktu! Mengapa waktu tak membiarkan kita bertemu lebih awal.......
Dan kini waktu......membuat kita hanya terdiam....,,,

Coretan

Ketika pertama aku melihat sosokmu
Biasa saja.....
Lama-lama aku melihatmu lebih dalam
Lama-lama aku mulai berani memandangmu
Dan aku mulai memperhatikan tingkahmu
Teringat tentangmu, aku tersenyum
Mulai membicarakanmu, dan lama-lama setiap hariku penuh dengan cerita tentang kamu
Dan akhirnya aku tahu bahwa aku tertarik pada dirimu
Dan aku mulai menyukaimu
Dan ketika kau bersama yang lain,
Aku benar-benar tersadar bahwa aku merasakan sebuah rasa yang asing di hati.....
Orang menyebut.nya "Cemburu"
"Benarkah aku cemburu? Sungguh ?"
Aku mebenarkan kata hatiku, aku tidak ingin mencintainya......
Namun, rasa itu tetap bertahan......bertahan disini....
Di hatiku......
Coba ku telusuri kembali celah rasa di hatiku......
Tapi tak kutemukan, semua penuh dengan rasa yang disebut "Cinta"
Aku kembali berjalan.....dan berjalan, namun yang kutemukan hanya sosokmu.......
Aku berhenti, aku lelah dan aku menyerah.....
Tak kutemukan sosok nyata darimu di kehidupanku.........
Yang kutemui hanyalah fatamorgana dirimu.......
Ku coba untuk mencari kepastian akan dirimu....
Aku mencoba menunggu, dan menunggu......
Sangat lama dan melelahkan........
Tiba waktu.ku di ujung penantian.....
Bersiap aku untuk melepaskan harapan semu itu........
Dan aku melangkah pergi menuju jalan yang lain....
Tiba-tiba aku tersentak, aku melihat sosokmu kembali....
Aku bergumam "Apa lagi ini.....?"
Ku coba menepis ia dari hadap.ku...Namun,
dia tidak bergeming dan dia terlihat nyata....
Dia ada di hadap.ku......
Di ujung penantian....., bahagia menjemputku.....
Membayar habis penantianku

Sisi Lain Sebuah Rasa

Ketika sepi menyelimuti dan aku mulai merasakan kegundahan hati
Mencoba menyibak awan hitam di dalam hati
Terdiam di sini, masih di sini
Mengingat semua memori
Dan yang ku lihat di sana adalah kamu
Coba menepisnya
Coba menghilangkannya
Namun, tetap tak bisa
Aku luluh, aku lemah melihat matanya
Aku terisak , mencoba melawan emosi
Namun, tak kutemukan jalan ke luar dari hatinya
Aku merasa harus pergi
Namun, aku masih ingin tinggal
Kekuatan emosi terlalu kuat
Rasa yang ada terlalu indah
Membuat aku terjatuh , terlalu dalam
Sulit untuk keluar, meski sesak di dada
Masa-masa sulit yang menghidupkan kembali memori itu
Dimana aku begitu sulit
Dimana aku harus berjuang
Menangkap sebuah fatamorgana
Yang jelas hanya sebuah bayangan semu
Dan ketika aku berhasil membuatnya nyata,
Aku terjatuh kembali, terbohongi oleh sebuah fatamorgana
Ku coba untuk tetap berdiri dan menatapnya
Melihat jelas tatapannya
Yang membuatku tahu bagaimana kesungguhan hatinya....

Ceritaku

Sayangnya aku bukan wanita istimewa
Bukan wanita idaman pria
Tapi aku berhak mendapat cinta
dari seorang pria sederhana
Dimana dialah pelipur lara
Tempatku bercerita suka dan duka
Aku ingin mendampinginya
Aku ingin jadi masa depannya
Walaupun aku bukan wanita istimewa,
namun saat bersamanya aku merasa istimewa
Sungguh aku merasa bahagia
Namun, aku terlambat untuk tahu,
bahwa jalannya bukan lurus padaku
Dan, maaf....
aku terlambat untuk tahu itu.....

Sabtu, 03 Maret 2012

Satu di Dunia

Aku tidak ingin ada dalam tawamu
karena pasti kau tidak membutuhkanku
Aku ingin ada dalam tangismu
karena pasti kau membutuhkanku
Meski aku selalu tak peduli
Tapi aku ingin kau tahu
Aku tak kan membiarkanmu disakiti
Aku tak kan membiarkanmu menangis
Sulit menemukan seseorang yang sepertimu
Dari ribuan teman facebook
Dari ribuan teman twitter
Mungkin tak bisa kutemukan yang sepertimu
Maafkan aku sobat, jika aku tak selalu ada untukmu
Maafkan aku jika aku merasa bosan mendengar celotehmu
Karena,
Aku tidak bisa standbay layaknya komputer yang siap pakai
Aku juga bukan tiang kukuh yang bisa menyanggamu setiap saat
Tapi percayalah kau bisa mengandalkanku
Terima kasih atas waktumu
Terima kasih atas nasehatmu
Semoga tali yang kita pegang erat-erat akan selalu mengikat persahabatan kita....
Walaupun ada perpisahan
Kuharap kita bisa bertemu kembali di masa depan dengan senyuman......