Rabu, 22 Mei 2013

Someone


Teruntuk seseorang yang telah berhasil mengubah hidupku...
Terimakasih atas semua yang telah kau berikan untukku,
Terimakasih atas waktu yang telah kau luangkan untukku,
Terimakasih atas kebahagiaan yang telah kau sebarkan di hari-hariku,
Aku masih ingat awal kita berjumpa adalah suatu kebetulan, dimana sosokmu mengingatkanku pada seseorang yang tak berhasil aku pertahankan menjadi tulang rusukku,
Kau dan dia adalah berbeda, dan aku tak ada niat untuk memasuki hidupmu karenanya...
Kau adalah sosok yang mengagumkan,
Kau punya satu sisi yang sulit dimengerti...
Dan karena itulah aku jatuh kepadamu...
Entah rencana apa yang ALLAH siapkan untukku,
ALLAH menitipkan rasa sayang ini di dalam qalbuku...
ALLAH memberi rasa yang membuatku lebih dekat kepada-Nya,
Dan seseorang itu membawaku untuk lebih mendekatkan diri pada-Nya,
Di saat itulah aku merasakan cinta yang sesungguhnya,
Cinta yang tak sekedar memburu nafsu belaka,
Cinta yang ikhlas menunggu demi yang halal.
Dan yakin bahwa tangan ALLAH lah yang akan mempersatukan kita berdua,
Kesabaran itu tumbuh perlahan-lahan dalam qalbuku...
Namun, ALLAH berkehendak lain, DIA lebih menginginkanku menjadi wanita yang sabar.
Sosok itu menyatakan diri mundur dari hatiku, dengan mulianya dia memilih mundur karena patuhnya pada orang tua.
Dan aku merasa jatuh, jatuh dan sakit sekali...
Apa mungkin karena cintaku belum sepenuhnya tulus karena ALLAH?
Mungkin saja begitu,
Namun dia berusaha menguatkan aku,
Bahwasannya “ kalau kita jodoh tak akan kemana, ALLAH akan mempersatukan kita kembali.”
Amin 

Sabtu, 04 Mei 2013

Pupus


Mungkin seseorang itu lebih istimewa dariku
Ia lebih mengena di hatimu, dibandingkan aku
Aku tak punya apa-apa
Aku tak punya cinta yang sepenuhnya bisa kuberikan
Namun yakinlah hatiku tulus
Namun, mungkin inilah kenyataan
Terkadang apa yang kita harapkan tidak bisa menjadi nyata
Mungkin ini yang terbaik untuk langkahku
Aku bisa mengenal sosokmu saja merupakan anugrah terindah
Walaupun pada akhirnya aku tidak bisa memilikimu bahkan sekedar melihat senyum indahmu lagi
Senyum itu, adalah senyum kedamaian,
Senyum yang menyejukkan jiwa,
Kau tahu, kau itu begitu indah...
Namun kini, biarkan asa ku menggebu entah kemana
Setelah aku kehilangan sosokmu
Biarkan kekosongan hati ini menjadi sejati hingga nanti
Akhirnya, hatiku kan berlabuh lagi pada tempat yang semestinya...
Esok nanti...

Rabu, 01 Mei 2013

Senandung Harapan

Kau seseorang yang menjadikan aku seperti ini
Kau seseorang yang telah menghantarkanku kesini
Ke tempat dimana kebahagiaan akan datang tepat pada waktunya
Dimana tiada rasa yang salah untuk dinikmati
Dimana tawa kita adalah penantian yang terpendam
Saat kita memutuskan untuk pergi, amarah pun tak berarti
Namun kita, kembali di sini
Kau mengantarku sampai sejauh ini
Menebarkan abu semangat dalam diriku
Sampai sejauh ini, mataku lekat-lekat masih memandangmu
Memandang seseorang yang memang tak pernah datang menemuiku lagi
Sejak kau pergi, mungkin aku seperti hidup diantara pengharapan tak berarti
Namun aku tetap berjalan lurus ke hatimu
Berharap kau menyambutku kembali dengan senyum, dengan tatapan itu
Pengharapanku terhadapmu tak pernah habis
Meskipun esok, nanti, atau lusa jarak dan waktu akan memisahkan kita
Menjadi jurang kisah ini, kenangan ini, dan rasa sakit ini
Mungkin kau akan menutup kisah kita dalam lembaran usangmu
Namun aku, tak berniat untuk itu
Bagiku senyuman dan tawamu menjadi obat lelah di kala aku kehilangan semangat
Kau tahu? Aku menjadikanmu keajaiban di hari-hariku
Aku akan baik saja dengan hanya menatapmu
Aku mungkin tak ingin kembali lagi ke masa itu, namun jika takdirNya membawaku padamu lagi aku akan mendapat kesempatan yang indah itu, dengan kau disisiku, menjadi keajaiban di hariku dan mimpi indah dalam tidurku....
10 Maret 2013