Aku semakin tersadar perbedaan bukanlah sesuatu hal yang buruk,
perbedaan memberikan ciri khas tersendiri dan membuat sesuatunya lebih
berwarna.
Aku sadar keluargaku berbeda dengan keluarga teman-temanku, tapi
aku bangga memiliki keluarga seperti itu. Mungkin aku sering membandingkan
keluargaku dan keluarga temanku, aku malah tidak bangga dengan keluargaku
sendiri. Harusnya aku bersyukur masih memiliki keluarga yang lengkap seperti
bapak, ibu dan kakakku. Walau bagaimanapun keadaan dan kondisinya, mereka
tetaplah keluargaku.
Mungkin keluargaku tidak se have fun keluarga lainnya,
keluargaku monoton dan cenderung pasif, tapi itulah keluargaku. Tempat dimana
aku belajar banyak ilmu tentang kehidupan. Dengan keluarga yang seperti itu
sejak kecil aku ditempa dengan berbagai ilmu tentang kehidupan. Aku bersyukur
memiliki keluarga seperti mereka. Aku merasa idup keluargaku teratur dan tidak
keluar dari jalurnya.
Mungkin keluargaku terlhat pasif, memang benar keluargaku pasif.
Tapi kini aku belajar, belajar menghidupkan suasana. Dan aku tahu ada saat
dimana kita tertawa bersama walaupun hanya sebentar.
Mungkin keluargaku tidak tahu banyak tentang dunia luar, tentang
musik, film dan sebagainya dan itu membuatku menjadi orang yang “kudet”, tapi
aku harus menerima bahwasannya tidak semua orang menyukai hal-hal itu. Mungkin
keluargaku menyerahkan sesuatunya kepadaku dan kakakku untuk memilih apa yang
terbaik bagi diri kami.
Keluargaku tak pernah menuntutku apa-apa, bahkan mereka cenderung
cuek dengan pendidikan, memang orang tuaku sangat mementingkan pendidikan tapi
mereka tak pernah memaksaku untuk selalu jadi yang terbaik, mereka membiarkan
aku berusaha dan mengurusi diriku sendiri, aku dibiarkan mencari ilmu sendiri
terutama ilmu tentang kehidupan. Mereka tak ingin memaksakan kehendak kami,
asalkan kami bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi dan membahagiakan mereka
(orang tua).
Ibuku selalu berharap anaknya-anaknya menjadi orang yang sukses,
berpendapatan cukup dan bisa membuat orang tua bahagia, bahkan orang tuaku tak
pernah mengharapkan uang dari anak-anaknya, asalkan anak-anaknya dapat sukses.
Mungkin itu adalah harapan semua orang tua.
Mulai saat ini, aku harus bangga dengan keluarga yang aku miliki. I
Love you, my family :*
