Rabu, 06 Agustus 2014

Penantian Lagi?

Selamat datang sore yang cerah, seakan membawa semangat baru untuk menutup hari ini dengan senyuman. Puaskah kalian dengan hari ini sahabat semua? Insyaallah puas kalau kita selalu bersyukur yaa :)

Akhir-akhir ini memang berat buatku karena aku merasa tertinggal jauh dari orang-orang di masa laluku, bahkan mereka telah bahagia
dengan pasangan mereka yang baru sedangkan aku? ya hidupku flat seperti ini, aku hanya menjalaninya sesuai alur yang ada. Kuakui usahaku mencari seorang pasangan tak ada sedikitpun, aku hanya bisa mengagumi orang yang aku sukai tanpa berani mendekati dan mengungkapkan perasaanku. Tapi itulah aku, aku tak suka bergerak duluan, mungkin aku terlalu gengsi. Bagiku, apa yang sudah menjadi takdirnya pasti akan berjalan mengikuti garis yang ditetapkan oleh Allah, aku tidak suka menggunakan caraku sendiri untuk memulai hal-hal yang tidak begitu penting, aku hanya ingin menerima cara-cara yang ditujukan Allah. Dalam soal jodoh, aku saat ini lebih berserah diri pada Allah, biarkanlah Allah menyimpan dahulu seseorang yang istimewa itu, pasti jika saatnya nanti Allah akan menghadiahkannya untukku. Saat ini aku ingin terus memperbaiki diri pastinya dengan menguatkan imanku, fokus pada pendidikan dan memperbaiki sikapku. Jodohku belum datang mungkin karena aku belum siap dan belum cukup baik.


Kekhawatiran selalu ada dalam benakku, kapan jodohku akan datang? Aku hanya terus berdoa, semoga jodohku itu didekatkan padaku, mungkin Allah belum menjawab doaku, mungkin ada sesuatu yang lebih kubutuhkan lagi dan menurut Allah didahulukan terlebih dahulu. Aku percaya setiap orang akan memiliki pasangan hidupnya. Mungkin orang-orang di masa laluku telah menemukan kebahagiannya tapi bukan bersamaku, mungkin jalan mereka bukan lurus ke arahku :)
Suasana sore ini memberikanku semangat lebih, memotivasi diriku untuk terus menjalani hidup ini dan bersabar menantikan hadiah dari Allah :)
Semoga dengan terus memperbaiki diri dan mendekatkan diri pada Allah, jodohku juga akan semakin dekat denganku, amin :)
 
Ada sebuah kata-kata yang menurut aku bagus nih "Untuk mendapatkan sesuatu yang bagus dan baik itu butuh kesabaran, siapa yang bersabar itulah yang menang"

Senin, 04 Agustus 2014

It's the Truth

     Sudah saatnya buatku mulai perlahan melepas apa yang tidak baik untuk kujalani dan hanya menyakiti orang-orang yang tak bersalah. Mulai sekarang saatnya bagiku sedikit demi sedikit menghindari kontak dengan seseorang itu, niatku tidak jahat bahkan tidak ingin merusak pertemanan ini, hanya saja ingin sedikit mengurangi kontak dengannya. Alasanku baik, karena aku tak ingin kita sama-sama terluka karena hubungan yang tidak baik ini. Entah bagaimanpun nantinya kita di masa depan yang penting saat ini lebih baik kita menjalani hidup masing-masing terlebih dahulu. Berusaha memperbaiki diri, agar hidup kita lebih baik lagi. Memang benar jika hubungan ini diteruskan tidak ada salahnya, tapi akan lebih baik lagi jika tak ada hubungan apapun diantara kita, cukup hanya sebatas pertemanan. Bukan aku tak ingin menerima takdir, jika nantinya takdir ingin kita bersatu akupun akan menerimanya. Namun, jika saat ini kita terus berhubungan seperti ini akan menimbulkan ketidaknyamanan pada diriku, bukan apa-apa, perasaannya padaku masih sama seperti dulu dan harapannya terhadapku masih terus bergelora dalam dirinya. Aku tak mungkin begitu saja mematahkan harapannya, aku tak mau jika kita terus bersama akan menimbulkan sesuatu yang seolah-olah aku memberinya kesempatan untuk kita kembali seperti dulu dan sebenarnya aku sama sekali tak bisa mewujudkan harapannya, sedikitpun tidak akan bisa. Harusnya dia tahu, aku tak ingin dirinya menggantungkan harapannya padaku.

     Mulai saat ini juga, mari kita jalani kehidupan kita masing-masing. Perbaikilah hidupmu terlebih dahulu, masih banyak orang yang pantas kau bahagiakan daripada aku. Aku bisa menjalani hidupku sendiri dan aku bahagia. Dan kau, janganlah terus menyalahkan dirimu sendiri atas semua yang terjadi, sejujurnya ini bukan salahmu dan alasan itu masih menjadi rahasia bagimu, biarlah kau tak tahu apapun, sebaiknya memang begitu. Sudah kubilang benteng itu terlalu tinggi, kita tak akan mampu mengarunginya, percayalah. 

     Demi apapun, jangan buat diriku semakin bersalah dan menyesal atas perlakuan ini, aku hanya ingin kita tak terluka, jangan coba mencari tahu lebih jauh atas sikapku ini, aku yakin kau akan baik saja. Biarkan aku yang tahu semua ini, biar aku yang menyelesaikannya sendiri. Sudah cukup waktu kita untuk bersama, setidaknya kita sempat saling memiliki tapi kuharap buang jauh kenangan kita, jangan kau anggap mudah segala sesuatunya, jangan pernah kau berpikir mudah untuk mengais masa lalu itu dan jangan pernah berharap masa itu bisa kita arungi lagi.
Kejujuran yang menyakitkan buatmu adalah karena sejujurnya aku tak memiliki rasa yang serius padamu dan aku hanya sedikit merasa kesepian. Anggaplah sikap manisku di waktu yang lalu hanya karena menjadikanmu sebagai pelarian belaka. Bukankah itu sangat kejam? Inilah kenyataannya dan pastikan dirimu tidak terluka karena sikapku :)

Minggu, 03 Agustus 2014

For You

Selamat malam untuk kau yang sedang bahagia hatinya
Selamat menjalani masa kini yang penuh dengan kebahagiaan
Selamat membuka lembar baru bersama orang terkasih yang sekarang disampingmu
Selamat atas keberhasilanmu melalui kesakitan dan lukamu
Saat ini kau tak sendiri lagi, aku merasa lega karena akhirnya ada yang menyembuhkan lukamu itu
Sekali lagi maafkan aku yang telah menyebabkan luka itu, maaf membuatmu kecewa
Tapi kini aku turut bahagia karena ada seseorang yang menyembuhkan lukamu
Namun entah mengapa, ada nyeri di sela-sela hati ini melihat lukamu tlah sembuh bukan olehku
Entah kenapa, selama ini aku berusaha menyembuhkan lukamu, tapi itu juga tak pernah berhasil
Aku berharap bisa menebus kesalahanku di masa lalu, tapi nyatanya kini kau tak percaya lagi padaku
Maafkan kebohonganku dulu, maafkan kemunafikanku dulu


                                                                     google.com

Niat hati ingin membawamu ke langit, tapi nyatanya aku menjatuhkanmu tiba-tiba
Mungkin luka itu akan sembuh bukan olehku, tapi oleh orang yang mencintaimu lebih daripada aku
Aku terlalu egois dan tak tahu malu, rasanya ingin terus mengikuti jejakmu, padahal kau tak mau kuikuti lagi...
Aku terlalu memaksa mencoba menyembuhkan lukamu hingga akhirnya kini kau semakin menjauh dariku....
Aku memang tak tahu malu, beraninya aku menyentuh hatimu tapi tak sanggup tinggal dihatimu
Rasaku kini datang terlambat, kesempatanku kini telah pergi
Kuharap seseorang itu akan membahagiakan dirimu seutuhnya,
Selamat, kau berhasil menjadi manusia yang lebih baik, kau menemukan cintamu yang telah lama kau tunggu-tunggu kehadirannya...
Aku yakin kau mendapatkan seseorang yang baik pada waktu yang tepat karena aku tahu kau seseorang yang baik dan setia :)