Selamat malam masa lalu, lama kita tak berjumpa
tampaknya kau kini sedikit berubah, tapi senyum itu masih seperti dulu
rindu rasanya lama sudah tak melihatmu lagi
tapi kini, saat aku kembali melihatmu aku mulai takut
takut akan senyummu, takut bahwa aku akan kembali jatuh kepadamu
perpisahan kita memang tak baik, bukan karena kita tak serasi, aku yakin itu
tapi memang karena kita belum bisa bersatu saat ini, nanti, maupun di masa depan
aku tak tahu aku takut memandangmu lagi, senyum itu masih sama
maaf jika selama ini aku lebih banyak menghindarimu, maaf karena aku terlalu takut menerima kenyataan....
source: www.google.com
sejujurnya aku tidak ingin kau menemuiku lagi,
sungguh aku tidak suka berhubungan lagi dengan masa lalu, aku takut terjatuh lagi
tapi kini kenyataannya kau memang menghubungiku lagi,
dan jujur kau bisa membuatku tersenyum malam ini,
dan aku benar-benar harus mengakui bahwa aku merindukanmu
terimakasih telah membuatku tersenyum,
maaf jika aku tak bisa kembali seperti dulu, seperti yang kau inginkan
aku tak bisa berusaha untuk menyatukan kita,
hanya takdir dan kehendakNya yang bisa menyatukan kita :)
Minggu, 29 Juni 2014
Kamis, 05 Juni 2014
The Last Day
Malam sahabat semuaa, gimana kabar
kalian? Semoga baik, sehat, dan tetap semangat yaa hehe. Wah enggak terasa udah
tiga puluh hari berlalu, rasa-rasanya waktu aku baru ikut acara “30 Hari Menulis”
seperti gak akan mampu menyelesaikannya,tapi setelah dilalui ternyata mampu
menyelesaikannya walaupun dua hari aku sempat gak menuliskan sesuatu, itupun
karena dalam keadaan darurat, hehe.
Kali ini aku cuma mau menyampaikan
kesan-kesan aku aja sih selama mengikuti acara “30 Hari Menulis”, rasanya
seneng bisa berbagi karya dengan sahabat semuanya, aku jadi bisa baca
karya-karya kalian yang bagus dan unik-unik seperti karya cerbung (cerita
bersambung) milik salah satu sahabat yang selalu aku baca setiap hari karena
ceritanya menarik, ada juga karya-karya dengan rangkaian kata yang inspiratif,
romatif, dan bisa dijadikan motifasi, dan banyak lagi karya sahabat yang
bagus-bagus.
Setelah selesai mengikuti “30 Hari
Menulis” bukan berarti aku akan berhenti berkarya terutama menulis, aku akan
terus menulis karena hal tersebut adalah sesuatu yang menyenangkan untuk
dilakukan, bedanya kalau aku nulis setelah acara ini mungkin aku gak bisa share
lewat twitter seperti biasa, tapi sahabat semua bisa melihat di blog aku kok
rizaaidapalupi.blogspot.com :). Sedih juga ya kalau acara “30Hari Menulis”
berakhir, karena aku jadi gak bisa baca karya sahabat semua :(
Acara “30 Hari Menulis” menurut aku
adalah acara yang bagus karena disana kita bisa sharing karya-karya kita dan
karya kita itu dilombakan untuk nantinya diambil pemenang yang berhak
mendapatkan reward tulisan mereka
akan dibukukan. Aku pribadi sih gak berharap buat menang, karena aku emang cuma
iseng dan mencoba share tulisan aku yang dari dulu emang gak pernah aku share
ke khalayak luas karena aku malu kalau karyaku itu jelek-jelek, hehe. Tapi pas
aku liat ada event ini, aku jadi tertarik dan yaa mencoba untuk disiplin
menulis selama 30 hari, karena memang kita gak boleh absen seharipun
sebenernya. Pokoknya acara “30Hari Menulis” bagus deh, mendukung banget buat
yang mau nyalurin bakat menulisnya, hehe.
Udah itu aja yang mau aku sampein,
makasih yaa buat sahabat semua yang udah mau baca tulisan-tulisan aku, sebuah
karya yang menurutku masih amatir, wkwk. Maaf kalau selama ini ada tulisan yang
kurang berkenan atau menyinggung hati sahabat semua, mungkin aku gak sengaja.
Aku sangat berharap kritik dan saran yang membangun agar aku bisa instropeksi
sama tulisanku :).
Makasih sahabat semuaaa :)
#30HariMenulis#Day30
Rabu, 04 Juni 2014
On Time
Hai sahabat semua, pada kesempatan
kali ini aku akan membahas tentang “on time” atau tepat waktu. Hayoo
siapa yang suka telat dan suka mengabaikan waktu? Semoga gak ada yaa, kalian
kan rajin dan disiplin semua. Waktu itu sangat penting bagi kita, karena waktu
yang sudah berlalu tidak akan bisa diputar kembali. Di sini aku merasa kagum
sama budaya “on time” di Jepang, aku kagum sama orang-orang Jepang yang
bisa melakukan semua hal dengan tepat waktu, tidak menyia-nyiakan waktu, jika
mereka janji untuk bertemu pasti mereka kan datang lebih awal, bagi mereka
lebih baik menunggu daripada harus terlambat. Hebat kan?! Di sana tidak ada
waktu yang terbuang sia-sia.
Sumber: www.Google.com
Sekarang bandingkan dengan di Indonesia, masyarakat Indonesia waktunya cenderung “ngaret” alias sukanya telat, hehe. Bukan bermaksud menjelek-jelekkan, tapi memang kenyataan berbicara seperti itu. Coba saja jika sahabat janjian buat ketemu sama temen, pasti ada salah satu temen yang sukanya telat dan jamnya “ngaret”. Itulah kekhasan masyarakat Indonesia, tidak bisa “on time”.
Sekarang bandingkan dengan di Indonesia, masyarakat Indonesia waktunya cenderung “ngaret” alias sukanya telat, hehe. Bukan bermaksud menjelek-jelekkan, tapi memang kenyataan berbicara seperti itu. Coba saja jika sahabat janjian buat ketemu sama temen, pasti ada salah satu temen yang sukanya telat dan jamnya “ngaret”. Itulah kekhasan masyarakat Indonesia, tidak bisa “on time”.
Kadang aku sebel juga sama
orang yang gak bisa tepat waktu dan membuat kita menunggu, rasa-rasanya
gregetan banget, apalagi kalau kita udah nungguin dan orang tersebut malah
santai-santai tanpa merasa sedang ditungguin dan itu rasanya nyesek banget,
wkwk
Aku pribadi selalu berusaha on
time dalam segala hal, meskipun terkadang ada saat-saat dimana aku gak bisa
on time dan itu pun karena ada suatu halangan. Terkadang susah juga untuk
membuat orang tepat waktu, karena hal itu berasal dari dalam diri
masing-masing, hal itu tergantung pada pribadinya yang bisa me manage
waktu atau tidak.
“Sukses itu berasal dari bagaimana
orang tersebut menghargai waktunya”, kalau menurut aku sih gitu, coba sekarang
bayangin aja kalau misal kita mau sukses tapi kita gak disiplin, sukanya ngaret
sama aja kita membuang kesempatan yang berharga.
So, buat sahabat semua, jadi orang
jangan lelet alias ngaret yaa, wkwk. Lebih baik menunggu daripada
harus terlambat karena waktu kita sangat berharga dan waktu gak bisa diputar
kembali. Yuk bareng-bareng belajar buat “on time” :)
#30HariMenulis#Day29
Selasa, 03 Juni 2014
Sosok Masa Lalu
Masa
lalu memang terkadang menggelitik untuk diingat kembali
Ada
saat-saat dimana kita dipaksa untuk mengingat yang sudah berlalu
Ada
orang-orang yang menolak untuk dilupakan
Kini,
masa lalu itu kembali terbesit dalam pikiranku
Menumbuhkan
lagi ingatanku tentang sosokmu
Wajah
dalam foto-foto itu tak pernah hilang dan terlupa dalam ingatanku
Wajah
itu selalu menggodaku untuk membuka lembaran-lembaran lama itu
Sosokmu
memang tak mudah untuk dihapus dalam ingatan ini
Meskipun
semua tlah berubah, tapi wajahmu masih kuingat seperti masa-masa itu
Wajahmu
masih menyimpan berjuta cerita tentang masa lalu kita
Indah,
jika harus mengingat kenangan-kenangan bersamamu
Tapi,
menyakitkan bila harus mengingat luka yang kau tinggalkan
Masa
lalu itu penuh cerita,
Tak
ada yang bisa menutup lembaran usang itu dalam ingatanku
Yang
ada hanyalah potongan-potongan masa lalu itu terus menyatukan diri dan semakin
memaksaku untuk mengingat masa-masa itu
Masa
lalu, kata orang biarkan berlalu
Tapi
bagiku, masa lalu itu adalah memori terindah yang menyakitkan
Masa
lalu, tetaplah temaniku berjalan menembus masa depan, menemukan sosok yang lain
serta menghapus sosok masa lalu itu dalam ingatanku
Meskipun
aku tahu, sosok itu tak akan bisa hilang oleh apapun :)
#30HariMenulis#Day28
Senin, 02 Juni 2014
Running Man
Malam sahabat, hayo siapa yang habis nonton Asian Dream Cup 2014? Pasti pada habis nonton dan teriak-teriak sampe sahabat-sahabat yang di kostan dimarahin ibu kost gara-gara berisik, termasuk aku dkk *eh.
Running Man, variety Show paling terkenal di Korea dan negara-negara lain termasuk Indonesia. Running Man mampu menghipnotis semua orang yang menontonnya, awalnya aku kenal Running Man dari seorang teman inisialnya Rizka Maudina, wkwk, lama-kelamaan jadi suka, walaupun gak selalu mengikuti tiap episode hanya episode-episode tertentu yang aku tonton, yaa yang sekiranya bintang tamunya cakep-cakep kaya 2pm, Shinee, CnBlue dan lain sebagainya. Pada awalnya juga, aku gak hafal sama pemain-pemain Running Man, tapi sedikit demi sedikit jadi hafal dan suka kepo gituu, pokoknya kalau nonton Running Man bisa ketawa-ketawa sendiri sampe puas kaya si Rizka haha #Maapkan aku Riz :p
Menurutku acara Running Man itu lucu, menghibur dan pokoknya seruuu hehe
Pokoknya sih, coba nonton aja Running Man, siapa tahu bisa menghilangkan galau :)
#30HariMenulis#Day27
Minggu, 01 Juni 2014
Pengalaman Baru
Malam sahabat, bagaimana kabar kalian? semoga baik-baik saja yaa :)
Kesempatan kali ini aku mau sharing nih, sebenernya tentang pengalaman sehari yang lalu, tepatnya saat aku dan keluargaku menghadiri pernikahan saudaraku di Jogjakarta, lebih tepatnya di daerah Wonosari :). Kali itu baru pertama kalinya aku menginap di sebuah penginapan yang jauhh sekali, sebut saja wisma x, nah wisma ini tuh letaknya jauh dari kota dan berada di tengah hutan. Sebenarnya hutan tersebut juga milik salah satu universitas terkemuka di Jogja. Aku dan keluargaku berangkat dari rumah sekitar pukul 3 sore dan baru sampai di sana pukul 10 malam. Perjalanan sangat melelahkan dan menegangkan menurutku, karena kami harus menyusuri sebuah jalan dimana di kanan-kiri jalan tersebut semuanya hutan dan tidak ada penerangan selain dari lampu mobil yang kami gunakan. Sampai di tempat tujuan, suasana sudah sepi dan ketika aku melihat sekeliling hanya ada hutan. Kami kemudian masuk untuk menuju kamar masing-masing. kesan awalnya sungguh tidak mengenakkan karena kami mencium bau bunga, waduuuh merinding duluan nih , hehe
Kamar yang kami tinggali memiliki 3 buah tempat tidur, meja, lemari, dan kamar mandi, namun suasana di kamar tersebut sungguh seram, menurutkuu, wkwk. Tidak hanya itu, kamar mandi yang disediakan pun kotor dan berbau tidak sedap. Lengkap sudah kelelahan kami hari ini, setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh kami disediakan tempat yang menurutku kurang nyaman yaa....
Singkat cerita, saudara-saudaraku pada gak bisa tidur alias begadang karena takut. Termasuk aku, tapi setelah kantuk mulai benar-benar menyerang aku si bisa tidur nyenyak walaupun suasananya tidak nyaman. Konon cerita, tempat tersebut hanya digunakan saat ada acara saja, namun jika tidak ada acara tempat tersebut dibiarkan sepi. Sebenarnya aku pun gak mau menginap di situ kalau tidak terpaksa, karena penginapan tersebut sudah disediakan saudaraku selaku yang punya hajat. Apa boleh buat kami harus menerima fasilitas seadanya. Bagaimanapun keadaannya, sampai pagi aku tidur pulas dan tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi :)
Jadi, cukup disitu aja ceritakuu, selagi kita berpikiran posistif mungkin tidak akan terjadi hal buruk hehe
#30HariMenulis#Day26
Kesempatan kali ini aku mau sharing nih, sebenernya tentang pengalaman sehari yang lalu, tepatnya saat aku dan keluargaku menghadiri pernikahan saudaraku di Jogjakarta, lebih tepatnya di daerah Wonosari :). Kali itu baru pertama kalinya aku menginap di sebuah penginapan yang jauhh sekali, sebut saja wisma x, nah wisma ini tuh letaknya jauh dari kota dan berada di tengah hutan. Sebenarnya hutan tersebut juga milik salah satu universitas terkemuka di Jogja. Aku dan keluargaku berangkat dari rumah sekitar pukul 3 sore dan baru sampai di sana pukul 10 malam. Perjalanan sangat melelahkan dan menegangkan menurutku, karena kami harus menyusuri sebuah jalan dimana di kanan-kiri jalan tersebut semuanya hutan dan tidak ada penerangan selain dari lampu mobil yang kami gunakan. Sampai di tempat tujuan, suasana sudah sepi dan ketika aku melihat sekeliling hanya ada hutan. Kami kemudian masuk untuk menuju kamar masing-masing. kesan awalnya sungguh tidak mengenakkan karena kami mencium bau bunga, waduuuh merinding duluan nih , hehe
Kamar yang kami tinggali memiliki 3 buah tempat tidur, meja, lemari, dan kamar mandi, namun suasana di kamar tersebut sungguh seram, menurutkuu, wkwk. Tidak hanya itu, kamar mandi yang disediakan pun kotor dan berbau tidak sedap. Lengkap sudah kelelahan kami hari ini, setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh kami disediakan tempat yang menurutku kurang nyaman yaa....
Singkat cerita, saudara-saudaraku pada gak bisa tidur alias begadang karena takut. Termasuk aku, tapi setelah kantuk mulai benar-benar menyerang aku si bisa tidur nyenyak walaupun suasananya tidak nyaman. Konon cerita, tempat tersebut hanya digunakan saat ada acara saja, namun jika tidak ada acara tempat tersebut dibiarkan sepi. Sebenarnya aku pun gak mau menginap di situ kalau tidak terpaksa, karena penginapan tersebut sudah disediakan saudaraku selaku yang punya hajat. Apa boleh buat kami harus menerima fasilitas seadanya. Bagaimanapun keadaannya, sampai pagi aku tidur pulas dan tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi :)
Jadi, cukup disitu aja ceritakuu, selagi kita berpikiran posistif mungkin tidak akan terjadi hal buruk hehe
#30HariMenulis#Day26
Langganan:
Komentar (Atom)

