sejujurnya aku berada di sampingmu
setulusnya aku ingin menjadi indah di matamu
sepertinya aku terjebak di ruang hatimu
tapi tanyaku,
sadarkah dirimu akan hal itu?
mataku tak pernah lelah memandangimu
senyumku tak pernah hilang untukmu
tapi dirimu?
sekejap pun tak pernah anggap aku
apakah hatimu terpasung oleh cinta yang lain?
tak mampukah kau melihat cinta di mataku?
oh Tuhan...
akankah dia orang yang kau kirimkan untukku?
aku inginkan pelipur lara, bukan pembuat luka
oh hati kecil...
mampukah aku melihat kesungguhannya?
kesungguhan diantara diamnya?
mampukah aku percaya ucapannya?
sedangkan drinya hanya permainkan diriku
seberapa hinakah aku di hadapmu?
hingga sikapmu bisa membunuh perasaanku
sebesar apakah rasa malu mu?
hingga senyumku kau anggap angin lalu
aku tak cukup indah untukmu, namun aku berhak dapatkan bahagia darimu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar