Rabu, 01 Mei 2013

Senandung Harapan

Kau seseorang yang menjadikan aku seperti ini
Kau seseorang yang telah menghantarkanku kesini
Ke tempat dimana kebahagiaan akan datang tepat pada waktunya
Dimana tiada rasa yang salah untuk dinikmati
Dimana tawa kita adalah penantian yang terpendam
Saat kita memutuskan untuk pergi, amarah pun tak berarti
Namun kita, kembali di sini
Kau mengantarku sampai sejauh ini
Menebarkan abu semangat dalam diriku
Sampai sejauh ini, mataku lekat-lekat masih memandangmu
Memandang seseorang yang memang tak pernah datang menemuiku lagi
Sejak kau pergi, mungkin aku seperti hidup diantara pengharapan tak berarti
Namun aku tetap berjalan lurus ke hatimu
Berharap kau menyambutku kembali dengan senyum, dengan tatapan itu
Pengharapanku terhadapmu tak pernah habis
Meskipun esok, nanti, atau lusa jarak dan waktu akan memisahkan kita
Menjadi jurang kisah ini, kenangan ini, dan rasa sakit ini
Mungkin kau akan menutup kisah kita dalam lembaran usangmu
Namun aku, tak berniat untuk itu
Bagiku senyuman dan tawamu menjadi obat lelah di kala aku kehilangan semangat
Kau tahu? Aku menjadikanmu keajaiban di hari-hariku
Aku akan baik saja dengan hanya menatapmu
Aku mungkin tak ingin kembali lagi ke masa itu, namun jika takdirNya membawaku padamu lagi aku akan mendapat kesempatan yang indah itu, dengan kau disisiku, menjadi keajaiban di hariku dan mimpi indah dalam tidurku....
10 Maret 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar