Teruntuk seseorang yang telah berhasil mengubah hidupku...
Terimakasih atas semua yang telah kau berikan untukku,
Terimakasih atas waktu yang telah kau luangkan untukku,
Terimakasih atas kebahagiaan yang telah kau sebarkan di
hari-hariku,
Aku masih ingat awal kita berjumpa adalah suatu kebetulan,
dimana sosokmu mengingatkanku pada seseorang yang tak berhasil aku pertahankan
menjadi tulang rusukku,
Kau dan dia adalah berbeda, dan aku tak ada niat untuk
memasuki hidupmu karenanya...
Kau adalah sosok yang mengagumkan,
Kau punya satu sisi yang sulit dimengerti...
Dan karena itulah aku jatuh kepadamu...
Entah rencana apa yang ALLAH siapkan untukku,
ALLAH menitipkan rasa sayang ini di dalam qalbuku...
ALLAH memberi rasa yang membuatku lebih dekat kepada-Nya,
Dan seseorang itu membawaku untuk lebih mendekatkan diri
pada-Nya,
Di saat itulah aku merasakan cinta yang sesungguhnya,
Cinta yang tak sekedar memburu nafsu belaka,
Cinta yang ikhlas menunggu demi yang halal.
Dan yakin bahwa tangan ALLAH lah yang akan mempersatukan
kita berdua,
Kesabaran itu tumbuh perlahan-lahan dalam qalbuku...
Namun, ALLAH berkehendak lain, DIA lebih menginginkanku
menjadi wanita yang sabar.
Sosok itu menyatakan diri mundur dari hatiku, dengan
mulianya dia memilih mundur karena patuhnya pada orang tua.
Dan aku merasa jatuh, jatuh dan sakit sekali...
Apa mungkin karena cintaku belum sepenuhnya tulus karena
ALLAH?
Mungkin saja begitu,
Namun dia berusaha menguatkan aku,
Bahwasannya “ kalau kita jodoh tak akan kemana, ALLAH akan
mempersatukan kita kembali.”
Amin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar