Mendoakanmu adalah
cara terbaikku mencintaimu diam-diam, tidak ada yang bisa kulakukan selain itu.
Aku tidak bisa mengungkapkan semua perasaan yang aku rasakan padamu saat ini,
aku hanya mencurahkannya pada untaian kata yang mungkin sampai pada akhirnya
tak pernah kau baca. Aku tahu siapa
diriku. Aku hanya bisa memandangmu dari kejauhan, sambil sesekali tersenyum
geli melihat tingkahmu. Terkadang juga aku merasa benci padamu, aku benci
padamu karena aku tak tahu lagi harus bagaimana memberikan perhatian dan
dukungan padamu di saat sulitmu. Rasanya
aku ingin walau hanya menyampaikan kata-kata indah sebagai penyemangat dalam
tugasmu. Tapi pada saat itu pula aku tersadar, kau tak pernah menoleh padaku,
bahkan sekali. Selama aku bisa, aku ingin membencimu, meskipun itu menyiksaku.
Tapi itulah caraku agar aku tak terpaku padamu dan tak berharap mendapat
perhatian darimu. Aku hanya bisa menyampaikan segala kata-kata yang ingin aku
sampaikan tapi mungkin tak akan pernah sempat aku sampaikan padamu.
“Semangat buat
kepercayaan yang sudah diberikan pada dirimu, jangan pernah lelah untuk berproses,
meskipun mungkin belum maksimal dalam bekerja, setidaknya kamu telah berani
mengambil resiko dengan memikul tanggungjawab. Aku yakin kau bisa melalui
masa-masa ini, walaupun sulit, walaupun lelah dan penuh caci maki. Kuharap kau
tetap menjaga kesehatanmu, jangan sampai sakit, semua beban ada padamu dan kau
tak boleh terjatuh... Aku disini hanya bisa menitipkan doa kepada Allah, agar
Dia menjagamu, memberikan kesehatan padamu dan menjadikanmu orang yang kuat.
Selamat malam, selamat beristirahat :) Mr. M*d
Tidak ada komentar:
Posting Komentar