Kamis, 06 November 2014

It's my pray, just for you



            Mendoakanmu adalah cara terbaikku mencintaimu diam-diam, tidak ada yang bisa kulakukan selain itu. Aku tidak bisa mengungkapkan semua perasaan yang aku rasakan padamu saat ini, aku hanya mencurahkannya pada untaian kata yang mungkin sampai pada akhirnya tak pernah kau  baca. Aku tahu siapa diriku. Aku hanya bisa memandangmu dari kejauhan, sambil sesekali tersenyum geli melihat tingkahmu. Terkadang juga aku merasa benci padamu, aku benci padamu karena aku tak tahu lagi harus bagaimana memberikan perhatian dan dukungan padamu di  saat sulitmu. Rasanya aku ingin walau hanya menyampaikan kata-kata indah sebagai penyemangat dalam tugasmu. Tapi pada saat itu pula aku tersadar, kau tak pernah menoleh padaku, bahkan sekali. Selama aku bisa, aku ingin membencimu, meskipun itu menyiksaku. Tapi itulah caraku agar aku tak terpaku padamu dan tak berharap mendapat perhatian darimu. Aku hanya bisa menyampaikan segala kata-kata yang ingin aku sampaikan tapi mungkin tak akan pernah sempat aku sampaikan padamu.
            “Semangat buat kepercayaan yang sudah diberikan pada dirimu, jangan pernah lelah untuk berproses, meskipun mungkin belum maksimal dalam bekerja, setidaknya kamu telah berani mengambil resiko dengan memikul tanggungjawab. Aku yakin kau bisa melalui masa-masa ini, walaupun sulit, walaupun lelah dan penuh caci maki. Kuharap kau tetap menjaga kesehatanmu, jangan sampai sakit, semua beban ada padamu dan kau tak boleh terjatuh... Aku disini hanya bisa menitipkan doa kepada Allah, agar Dia menjagamu, memberikan kesehatan padamu dan menjadikanmu orang yang kuat. Selamat malam, selamat beristirahat :) Mr. M*d

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar